Kode  Etik Kehumasan (Code of Public Relation Ethic) merupakan “piagam moral” sekaligus sebagai pedoman atau rambu-rambu berperilaku atau bersikap-tindak bagi penyandang profesi Humas/PR yang etis. Pelaksanaan tindakan etis tersebut seuai dengan pedoman dalam berperilaku, mengambil keputusan, serta prosedur yang mesti dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan etika profesi tersebut, khususnya profesional humas (Public Relations), paling tidak memiliki kualifikasi kemampuan dan kesadaran etis (ethical sensibility), berpikir secara etis (ethical reasoning), berperilaku etis (ethical conduct), dan kepemimpinan etis (ethical leadership).

 

Secara umum terdapat prinsip-prinsip dalam etika profesi, antara lain berkaitan dengan tanggung jawab dan dedikasi pengabdian profesi, yakni tanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi-fungsi kehumasan PR (PR by Functions), dan tanggung jawab dari diri atau integritas bersangkutan sebagai seorang profesional Humas/PR (PRO by professional). Kemudian, prinsip-prinsip lainnya yaitu kebebasan dalam menjalankan profesinya tanpa rasa takut, memiliki keyakinan, kejujuran, keadilan, serta otonomisasi dalam menjalankan profesinya sesuai dengan keahlian, pengetahuan, dan pengorganisasian (manajemen) kehumasan.