MPK 2 adalah Mata kuliah metode penelitian komunikasi dengan pendekatan kualitatif. Mata Kuliah ini mengkaji tentang metode atau cara penelitian yang prosedur analisisnya non-matematis. Prosedur ini menghasilkan temuan yang diperoleh dari data-data yang  dikumpulkan dengan menggunakan beragam sarana. Sarana itu meliputi pengamatan (observasi ) dan wawancara, kemudian juga dokumen, buku, kaset video, dan data lain. Dilihat dari jenis penelitiannya, bisa berupa pendekatan teoritisasi data (grounded theory approach), etnografi, etnometodologi, pendekatan fenomenologi, riwayat hidup (life histories), analisis semiotika, analisis framming, analisis wacana, studi kasus dan lainnya. Dalam pemahaman itu dapat dikatakan bahwa paradigma adalah cara pandang terhadap dunia yang akan mengarahkan penelitian bukan hanya pada pemilihan metode melainkan juga pada pilihan dasar ontologis dan epistemologis sebuah penelitian.


Dalam mata kuliah ini, mahasiswa diharapkan mengenal (knowing), memahami (understanding), atau memiliki pengetahuan dasar (basic knowledge) seputar dunia jurnalistik, khususnya mengenal cara kerja wartawan, lembaga pers (media), hukum dan etika jurnalistik, serta produk jurnalistik.

Mengacu pada silabus jurnalistik Univesity of Canberra, Learning Outcomes mata kuliah Introduction to Journalism adalah sebagai berikut:

1.Write a simple news story for the print media;
2.Complete basic research for a news story;
3.Be familiar with basic interviewing techniques;
4.Have an understanding of the role and responsibilities of journalism in contemporary and a working knowledge of basic ethical and defamation issues facing journalists.

Dengan demikian, untuk praktik, mahasiswa difokuskan pada keterampilan menulis berita dan teknik wawancara sebagai keterampilan dasar jurnalistik (basic skills of journalism).


Mata kuliah ini membahas tentang konsep-konsep dasar komunikasi antarpibadi,pentingnya bahasa tubuh, konsep diri dan etika dalam melakukan komunikasi antarpibadi, teori-teori untuk menganalisis situasi komunikasi antar pribadi, gaya komunikasi dan dimensi-dimensi relasi antarpribadi ( keakraban dan konflik) untuk bisa menjadi pelaku komunikasi antarpibadi yang efektif

Matakuliah ini pada dasarnya merupakan pembekalan komunikasi massa untuk mahasiswa agar dapat menunjang dan memperlancar penyelesaian studi. Untuk mencapai maksud tersebut mahasiswa akan diarahkan untuk mampu menemukan, memahami dan menganalisis perkembangan komunikasi massa yang terjadi dewasa ini. Pada setiap pertemuan/presentasi, didahului dengan kuliah pendek dosen sebagai pengantar, pembahasan contoh-contoh tentang teknologi komunikasi dalam keseharian mahasiswa, dan lanjutkan dengan diskusi serta tugas lapangan, sehingga mahasiswa dapat lebih menguasai materi yang diberikan.


Mata kuliah Manajemen Isu dan Krisis memberikan gambaran tentang arti penting terkait dengan reputasi sebuah perusahaan/organisasi. Oleh karena itu dalam perkuliahan ini mahasiswa akan dibekali  kemampuan mengenali berbagai resiko yang berpotensi menyebabkan terjadinya krisis dan isu pada perusahaan/organisasi. Selain itu berbagai cara penanganan isu dan krisis pada sebuah perusahaan dipelajari dan dianalisis melalui berbagai contoh kasus. Pada akhir semester mahasiswa diharapkan mampu melakukan analisis terkait dengan potensi resiko dan strategi penanganan isu dan krisis pada sebuah perusahaan/organisasi tertentu.


MPK 2 adalah Mata kuliah metode penelitian komunikasi dengan pendekatan kualitatif. Mata Kuliah ini mengkaji tentang metode atau cara penelitian yang prosedur analisisnya non-matematis. Prosedur ini menghasilkan temuan yang diperoleh dari data-data yang  dikumpulkan dengan menggunakan beragam sarana. Sarana itu meliputi pengamatan (observasi ) dan wawancara, kemudian juga dokumen, buku, kaset video, dan data lain. Dilihat dari jenis penelitiannya, bisa berupa pendekatan teoritisasi data (grounded theory approach), etnografi, etnometodologi, pendekatan fenomenologi, riwayat hidup (life histories), analisis semiotika, analisis framming, analisis wacana, studi kasus dan lainnya. Dalam pemahaman itu dapat dikatakan bahwa paradigma adalah cara pandang terhadap dunia yang akan mengarahkan penelitian bukan hanya pada pemilihan metode melainkan juga pada pilihan dasar ontologis dan epistemologis sebuah penelitian.