Dosen: Ririn Risnawati, S.Sos, M.Si.

Matakuliah ini pada dasarnya merupakan pembekalan komunikasi massa untuk mahasiswa agar dapat menunjang dan memperlancar penyelesaian studi. Untuk mencapai maksud tersebut mahasiswa akan diarahkan untuk mampu menemukan, memahami dan menganalisis perkembangan komunikasi massa yang terjadi dewasa ini. Pada setiap pertemuan/presentasi, didahului dengan kuliah pendek dosen sebagai pengantar, pembahasan contoh-contoh tentang teknologi komunikasi dalam keseharian mahasiswa, dan lanjutkan dengan diskusi serta tugas lapangan, sehingga mahasiswa dapat lebih menguasai materi yang diberikan.


Mata kuliah Manajemen Isu dan Krisis memberikan gambaran tentang arti penting terkait dengan reputasi sebuah perusahaan/organisasi. Oleh karena itu dalam perkuliahan ini mahasiswa akan dibekali  kemampuan mengenali berbagai resiko yang berpotensi menyebabkan terjadinya krisis dan isu pada perusahaan/organisasi. Selain itu berbagai cara penanganan isu dan krisis pada sebuah perusahaan dipelajari dan dianalisis melalui berbagai contoh kasus. Pada akhir semester mahasiswa diharapkan mampu melakukan analisis terkait dengan potensi resiko dan strategi penanganan isu dan krisis pada sebuah perusahaan/organisasi tertentu.


Kode  Etik Kehumasan (Code of Public Relation Ethic) merupakan “piagam moral” sekaligus sebagai pedoman atau rambu-rambu berperilaku atau bersikap-tindak bagi penyandang profesi Humas/PR yang etis. Pelaksanaan tindakan etis tersebut seuai dengan pedoman dalam berperilaku, mengambil keputusan, serta prosedur yang mesti dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan etika profesi tersebut, khususnya profesional humas (Public Relations), paling tidak memiliki kualifikasi kemampuan dan kesadaran etis (ethical sensibility), berpikir secara etis (ethical reasoning), berperilaku etis (ethical conduct), dan kepemimpinan etis (ethical leadership).

 

Secara umum terdapat prinsip-prinsip dalam etika profesi, antara lain berkaitan dengan tanggung jawab dan dedikasi pengabdian profesi, yakni tanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi-fungsi kehumasan PR (PR by Functions), dan tanggung jawab dari diri atau integritas bersangkutan sebagai seorang profesional Humas/PR (PRO by professional). Kemudian, prinsip-prinsip lainnya yaitu kebebasan dalam menjalankan profesinya tanpa rasa takut, memiliki keyakinan, kejujuran, keadilan, serta otonomisasi dalam menjalankan profesinya sesuai dengan keahlian, pengetahuan, dan pengorganisasian (manajemen) kehumasan.


MPK 2 adalah Mata kuliah metode penelitian komunikasi dengan pendekatan kualitatif. Mata Kuliah ini mengkaji tentang metode atau cara penelitian yang prosedur analisisnya non-matematis. Prosedur ini menghasilkan temuan yang diperoleh dari data-data yang  dikumpulkan dengan menggunakan beragam sarana. Sarana itu meliputi pengamatan (observasi ) dan wawancara, kemudian juga dokumen, buku, kaset video, dan data lain. Dilihat dari jenis penelitiannya, bisa berupa pendekatan teoritisasi data (grounded theory approach), etnografi, etnometodologi, pendekatan fenomenologi, riwayat hidup (life histories), analisis semiotika, analisis framming, analisis wacana, studi kasus dan lainnya. Dalam pemahaman itu dapat dikatakan bahwa paradigma adalah cara pandang terhadap dunia yang akan mengarahkan penelitian bukan hanya pada pemilihan metode melainkan juga pada pilihan dasar ontologis dan epistemologis sebuah penelitian.