“Selamat Datang di E-Learning Universitas Muhammadiyah Cirebon”


e-Learning UMC adalah portal kuliah online pada Universitas Muhammadiyah Cirebon. Penyelenggaraan perkuliahan ini didukung oleh SPADA Indonesia (Sistem Pembelajaran Daring Indonesia) Ditjen Belmawa Ristekdikti. Pembelajaran ini dikembangkan untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi seperti kapasitas perguruan tinggi yang terbatas; keterjangkauan PT yang rendah dikarenakan sebaran yang kurang merata; masih banyaknya perguruan tinggi yang belum memiliki sumber daya pendidikan yang memadai dan berkualitas, perguruan tinggi bermutu lebih banyak masih terkonsentrasi di pulau Jawa; masih rendahnya layanan pendidikan tinggi yang setara dan bermutu; dan masih rendahnya jaminan pemenuhan kebutuhan dan permintaan pendidikan tinggi yang bermutu. 
logo umc


Selamat Datang di Perkuliahan Daring (Online), Semoga dapat Membantu Anda dalam Belajar.


Contact Tim Learning Management System (LMS) 
Universitas Muhammadiyah Cirebon:
Ida Ri'aeni, S.Sos, M.I.Kom.
(email: ida.riaeni@umc.ac.id)

    Kursus yang tersedia

    DESKRIPSI

    Mata kuliah ini memberikan pengetahuan dan pemahaman tentang fungsi dan kontribusi faktor-faktor komunikasi dalam proses politik serta hubungan timbal balik antara kepentingan politik dengan proses komunikasi dalam konteks nasional, regional, ataupun internasional.

    TUJUAN

    Memahami fungsi dan kontribusi faktor-faktor komunikasi dalam proses politik; Mengkaji permasalahan politik dalam konteks nasional, regional, dan internasional dalam perspektif komunikasi; Memahami pola dan dampak komunikasi politik para aktor politik terhadap publik dan feedback-nya kepada komunikator dalam proses politik.


    Kode  Etik Kehumasan (Code of Public Relation Ethic) merupakan “piagam moral” sekaligus sebagai pedoman atau rambu-rambu berperilaku atau bersikap-tindak bagi penyandang profesi Humas/PR yang etis. Pelaksanaan tindakan etis tersebut seuai dengan pedoman dalam berperilaku, mengambil keputusan, serta prosedur yang mesti dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan etika profesi tersebut, khususnya profesional humas (Public Relations), paling tidak memiliki kualifikasi kemampuan dan kesadaran etis (ethical sensibility), berpikir secara etis (ethical reasoning), berperilaku etis (ethical conduct), dan kepemimpinan etis (ethical leadership).

     

    Secara umum terdapat prinsip-prinsip dalam etika profesi, antara lain berkaitan dengan tanggung jawab dan dedikasi pengabdian profesi, yakni tanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi-fungsi kehumasan PR (PR by Functions), dan tanggung jawab dari diri atau integritas bersangkutan sebagai seorang profesional Humas/PR (PRO by professional). Kemudian, prinsip-prinsip lainnya yaitu kebebasan dalam menjalankan profesinya tanpa rasa takut, memiliki keyakinan, kejujuran, keadilan, serta otonomisasi dalam menjalankan profesinya sesuai dengan keahlian, pengetahuan, dan pengorganisasian (manajemen) kehumasan.


    deskripsi mata kuliah... secara keeluruhan, globalnya

    blablabla

    Foto jurnalistik adalah sebuah bentuk dari jurnalisme (mengumpulkan, menyunting, dan memperlihatkan bahan berita untuk publikasi atau penyiaran) yang menggunakan gambar-gambar dalam rangka mengabarkan sebuah berita. Foto jurnalistik sekarang sering hanya merujuk gambar-gambar diam, meskipun dalam beberapa kasus istilah tersebut juga merujuk kepada video yang digunakan dalam jurnalisme penyiaran. Foto jurnalistik berbeda dengan cabang-cabang terdekat lainnya dari fotografi (contohnya fotografi dokumenterfotografi dokumenter sosialfotografi jalanan atau fotografi selebriti).

    Foto jurnalistik biasa dibagi tiga yaitu foto berita spot (spot news), foto berita umum (general news) dan foto esai. Foto spot biasa foto berita yang dibuat tidak terduga seperti kejadian bencana alam, penembakan kepala negara, terorisme dan berita berita lain yang akan membuat foto ini dipasang di halaman muka surat kabar. Foto bertia umum merupakan foto berita yang merekam kejadian yang sudah bisa dipresiksi seperti pelantinkan presiden, upacara bendera kemerdekaan RI, pembukaan sidang MPR dan berita-berita lain yang terjadual dan dianggap punya nilai berita. Sedangkan yang terakhir adalah foto esei yaitu foto yang dibuat berupa rangkaian kejadian yang menceritakan suatu peristiwa. Ada pendapat bawah foto esei bukan monopoli para jurnalitik, foto ulang tahun, foto perkawinan, foto sunatan termasuk dokumentasi foto esei tetapi tidak mempunyai nilai jual pada surat kabar atau media.


    Kode  Etik Kehumasan (Code of Public Relation Ethic) merupakan “piagam moral” sekaligus sebagai pedoman atau rambu-rambu berperilaku atau bersikap-tindak bagi penyandang profesi Humas/PR yang etis. Pelaksanaan tindakan etis tersebut seuai dengan pedoman dalam berperilaku, mengambil keputusan, serta prosedur yang mesti dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan etika profesi tersebut, khususnya profesional humas (Public Relations), paling tidak memiliki kualifikasi kemampuan dan kesadaran etis (ethical sensibility), berpikir secara etis (ethical reasoning), berperilaku etis (ethical conduct), dan kepemimpinan etis (ethical leadership).

     

    Secara umum terdapat prinsip-prinsip dalam etika profesi, antara lain berkaitan dengan tanggung jawab dan dedikasi pengabdian profesi, yakni tanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi-fungsi kehumasan PR (PR by Functions), dan tanggung jawab dari diri atau integritas bersangkutan sebagai seorang profesional Humas/PR (PRO by professional). Kemudian, prinsip-prinsip lainnya yaitu kebebasan dalam menjalankan profesinya tanpa rasa takut, memiliki keyakinan, kejujuran, keadilan, serta otonomisasi dalam menjalankan profesinya sesuai dengan keahlian, pengetahuan, dan pengorganisasian (manajemen) kehumasan.


    Mata kuliah Pengantar Ilmu Hukum ini memberikan pengetahuan/pemahaman dasar bagi mahasiswa yang akan belajar Ilmu Hukum. Materi yang dipelajari meliputi pengertian-pengertian dasar hukum, penggolongan hukum, manfaat mempelajari hukum, pembentukan kaidah, sumber hukum, sistem hukum, asas hukum dan klasifikasi hukum, tujuan dan fungsi hukum, arti dan peranan penemuan hukum dalam pembentukan hukum serta mahzab dalam ilmu hukum.

    Hukum perjanjian merupakan bagian dari Hukum Perdata, yaitu Hukum yang mengatur kepentingan perseorangan yang bersumber dalam Kitab Undang undang Hukum Perdata (BW) yang berisi buku kesatu tentang orang, buku kedua tentang benda, buku ketiga tentang perikatan dan buku keempat tentang pembuktian dan kedaluarsaan. Hukum Perjanjian yang bersumber dalam buku ketiga Kitab Undang-undang Hukum Perdata (BW) berupa aturan aturan (ketentuan) sebagai pedoman berisi hak dan kewajiban dalam hubungan orang dengan orang yang mempunyai kepentingan dalam ruang lingkup harta kekayaan.

    Hukum perjanjian merupakan bagian dari Hukum Perdata, yaitu Hukum yang mengatur kepentingan perseorangan yang bersumber dalam Kitab Undang undang Hukum Perdata (BW) yang berisi buku kesatu tentang orang, buku kedua tentang benda, buku ketiga tentang perikatan dan buku keempat tentang pembuktian dan kedaluarsaan. Hukum Perjanjian yang bersumber dalam buku ketiga Kitab Undang-undang Hukum Perdata (BW) berupa aturan aturan (ketentuan) sebagai pedoman berisi hak dan kewajiban dalam hubungan orang dengan orang yang mempunyai kepentingan dalam ruang lingkup harta kekayaan.

    Matakuliah ini membahas mengenai urgensi HKI dalam sistem perekonomian nasional dan global, Ruang lingkup HKI menurut Konvensi TRIPs, sejarah hak cipta serta ruang lingkup Hak Cipta, jangka waktu perlindungan, serta sanksi Hukum terhadap pelanggaran hak cipta, memahami pengertian hak paten serta ruang lingkup Hak paten, jangka waktu perlindungan, serta sanksi Hukum terhadap pelanggaran hak paten, pengertian Merek serta ruang lingkup Merek, jangka waktu perlindungan, serta sanksi Hukum terhadap pelanggaran Merek, memahami pengertian Indikasi Asal dan Indikasi Geografis, memahami Dasar Hukum, Pengertian, ruang lingkup dan Syarat Rahasia Dagang, memahami Pengertian Desain Industri, Pengertian Desain Tata Letak Sirkuit Terpadu, Pengertian Perlindungan Varietas Tanaman, Pengertian Perlindungan Sumber Daya Genetik, Pengetahuan Tradisional, dan Ekspresi Budaya Tradisional dan beberapa kasus-kasus HKI di Indonesia dan luar negeri.

    Mata kuliah biokimia III merupakan mata kuliah lanjutan dari biokimia I dan bersifat wajib ditempuh oleh mahasiswa pendidikan kimia di semester 6. Pada mata kuliah ini mahasiswa diberikan pengalaman untuk dapat menguasi materi-materi biokimia  yang meliputi bioenergitika, metabolisme karbohidrat, metabolisme lipida, metabolisme protein, asam nukleat dan biosintesis protein, bioteknologi, dan cairan tubuh. Proses erkuliahan dilakukan secara daring dan mahasiswa diberikan tugas terstruktur berupa penyususnan rangkuman materi. Pada perkuliahan ini juga mahasiswa diberikan pengalaman untuk berdiskusi tentang materi yang dipelajari. Penilaian dilakukan dengan memperhatikan komponen komponen yaitu kahadiran (10%), tugas (25%), UTS (30%), UAS (35%), sertakebijakan dosen.


    Mata kuliah ini membahas tentang konsep dan menerapkan kajian biostatistik, prosedur pemilihan uji statistik, aplikasi metode pengumpulan, pengolahan, penyajian, analisa dan interpretasi data yang didapatkan dari penelitian kualitatif maupun kuantitatif, dasar-dasar perhitungan statistik dalam pemecahan masalah, khususnya dalam penelitian di bidang ilmu keperawatan.


    Kode  Etik Kehumasan (Code of Public Relation Ethic) merupakan “piagam moral” sekaligus sebagai pedoman atau rambu-rambu berperilaku atau bersikap-tindak bagi penyandang profesi Humas/PR yang etis. Pelaksanaan tindakan etis tersebut seuai dengan pedoman dalam berperilaku, mengambil keputusan, serta prosedur yang mesti dilakukan secara objektif dan dapat dipertanggungjawabkan. Melalui pendekatan etika profesi tersebut, khususnya profesional humas (Public Relations), paling tidak memiliki kualifikasi kemampuan dan kesadaran etis (ethical sensibility), berpikir secara etis (ethical reasoning), berperilaku etis (ethical conduct), dan kepemimpinan etis (ethical leadership).

     

    Secara umum terdapat prinsip-prinsip dalam etika profesi, antara lain berkaitan dengan tanggung jawab dan dedikasi pengabdian profesi, yakni tanggung jawab terhadap pelaksanaan fungsi-fungsi kehumasan PR (PR by Functions), dan tanggung jawab dari diri atau integritas bersangkutan sebagai seorang profesional Humas/PR (PRO by professional). Kemudian, prinsip-prinsip lainnya yaitu kebebasan dalam menjalankan profesinya tanpa rasa takut, memiliki keyakinan, kejujuran, keadilan, serta otonomisasi dalam menjalankan profesinya sesuai dengan keahlian, pengetahuan, dan pengorganisasian (manajemen) kehumasan.